Rabu, 02 Maret 2016

MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR
Makalah ini Diajukan untuk Memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia

Oleh
Sri Rahayu
241.15.05265
BM 3

Dosen Pembimbing
Bpk. M. Rifai Susanto, SE. MM
    

JURUSAN MANAGAMANT BISNIS
STIE GICI BUSSINES SCHOOL JAKARTA
2016

Kata Pengantar
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah yang berjudul “Menggunakan Bahas Indonesia Yang Baik dan Benar”. Atas dukungan moral dan materi yang di berikan dalam penyusunan makalah ini. Maka penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada :
1.      Bapak Rifai Susanto, SE, MM. selaku guru pembimbing kami, yang memberikan kesempatan untuk membuat dan menggunakan blogger.
2.      Orang Tua yang banyak memberikan materi pendukung, masukan bimbingan kepada penulis, untuk menyelesaikan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini belum sempurna. Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun dari rekan – rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.
Latar Belakang
Bahasa merupakan unsur yang sangat vital dalam berkomunikasi, yakni sebagai alat komunikasi yang paling utama. Bahasa mempunyai kedudukan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dalam melaksanakan hubungan sosial dengan sesamanya, manusia sudah menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi sejak berabad-abad silam. Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar mempunyai beberapa kriteria logis terkait dengan pemakaiannya sesuai dengan situasi dan kondisi. Pada kondisi tertentu, yaitu pada situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi prioritas utama, dan pemakaiannya sering menggunakan bahasa baku. Kendala yang harus dihindari dalam pemakaian bahasa baku antara lain disebabkan oleh adanya gejala bahasa seperti interferensi, integrasi, dan bahasa gaul yang tanpa disadari sering digunakan dalam komunikasi resmi. Hal ini mengakibatkan bahasa yang digunakan menjadi tidak baik. Sedangkan berbahasa yang baik yang menempatkan pada kondisi tidak resmi atau pada pembicaraan santai tidak mengikat kaidah bahasa di dalamnya.
Seiring dengan perkembangan zaman, maka pemakaian bahasa Indonesia baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia entertainment mulai bergeser digantikan dengan pemakaian bahasa anak remaja yang dikenal dengan “Bahasa Gaul”. Bahasa gaul merupakan salah satu cabang dari bahasa Indonesia sebagai bahasa untuk pergaulan. Istilah ini mulai muncul pada akhir tahun 1980-an. Pada saat itu bahasa gaul dikenal sebagai bahasanya para anak jalanan yang disebabkan arti kata prokem dalam pergaulan sebagai preman. Sehubungan dengan semakin maraknya penggunaan bahasa gaul yang digunakan oleh sebagian masyarakat modern, perlu adanya tindakan dari semua pihak yang peduli terhadap eksistensi bahasa Indonesia yang merupakan bahasa Nasional, bahasa persatuan, dan bahasa pengantar dalam dunia pendidikan. Dalam konteks masa kini, bahasa gaul merupakan dialek bahasa Indonesia non-formal yang terutama digunakan di suatu daerah atau komunitas tertentu.

Tujuan dan Manfaat :
1.      Memberi mahasiswa/I pengetahuan baru
2.      Memenuhi Tugas UAS yang di berikan
3.      Membuat penulis lebih memahami dan mengerti materi
4.      Untuk mengetahui segala hal tentang bahasa gaul dan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
5.      Memahami dampak dari bahasa gaul terhadap bahasa Indonesia.


Pengertian Bahasa
1.      Chaer (2000:1) berpendapat bahwa bahasa adalah suatu sistem lambang berupa bunyi, bersifat arbitrer, digunakan oleh suatu masyarakat tutur untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengindentifikasi diri.
2.      Menurut Keraf (1991:1) bahasa mencakup dua bidang, yaitu bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap berupa arus bunyi, yang mempunyai makna. Menerangkan bahwa bahasa sebagai alat komunikasi antaranggota masyarakat terdiri atas dua bagian utama yaitu bentuk (arus ujaran) dan makna (isi).                                                                    
3.      Ramlan (1985:21) berpendapat bahwa morfologi adalah bagian dari tata ilmu bahasa yang membicarakan atau yang mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata. Berdasarkan pendapat tersebut maka dapat disimpulkan bahwa morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu.
4.      Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa bahasa adalah berupa bunyi yang digunakan oleh rnasyarakat untuk berkomunikasi antaranggota masyarakat berupa bentuk dan makna.
è Contoh penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar
Berbahasa Indonesia yang baik dan benar adalah menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah ( tata bahasa) bahasa Indonesia. Kita tentunya sering mendengar dalam pelajaran bahasa Indonesia harus menggunakan kalimat yang baik dan benar. Sebenarnya dalam program studi ini, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami bahasa Indonesia yang baik dan benar, tapi juga dituntut untuk menularkan pengetahuan tentang bahasa Indonesia kepada orang lain (murid) melalui pembelajaran di sekolah. Dalam penulisan bahasa Indonesia kita harus sesuai dengan EyD. Tentunya kita harus mengerti maksud dalam penggunaan EyD, maka kita akan bisa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Ciri – ciri ragam bahasa baku, sebagai berikut :
1.      Penggunaan kaidah tata bahasa normatif. Misalnya, acara itu sedang kami ikuti dan bukan acara itu kami sedang ikuti.
2.      Penggunaan kata – kata baku. Misalnya, tidak mudah, cantik sekali. Bukan enggak gampang atau cantik banget.
3.      Penggunaan ejaan resmi dalam ragam tulis. Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa  Indonesia adalah ejaan yang disempurnakan (EYD). Bahasa baku harus mengikuti aturan ini
4.      Penggunaan lafal baku dalam ragam lisan. Hingga saat ini belum ada lafal baku yang sudah ditetapkan, seccara umum dapat dikatakan bahwa bahasa lafal baku adalah lafal yang bebeas dari ciri – ciri lafal dialek setempat atau bahasa daerah. Misalnya. /atap/ dan bukan /atep/.
5.      Pengunaan kalimat secara efektif. Di luar pendapat umum yang mengatakan bahwa bahasa Indonesia itu bertele – tele, bahasa baku sebenarnya mengharuskan komunikasi efektif: pesan pembicara atau penulis harus diterima oleh pendengar atau pembaca persis seai maksud aslinya.

è contoh – contoh menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar seperti apa?
Berbicara menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, bisa kita gunakan dalam pertanyaan sehari – hari, contoh :
a.    Apakah kamu sedang sibuk?
b.    Apakah kamu ingin membantu saya di dapur?
c.    Apakah kamu sudah mengerjakan tugas sekolah?
d.    Apa yang kamu kerjakan di kampus?
è Contoh ketika dalam dialog antara seorang dosen dengan seorang mahasiswa
Dosen : Dwi, apakah kamu sudah memberitahukan kepada teman – teman kamu, bahwa minggu                 depan saya tidak bisa masuk ke kelas kalian karena saya ada tugas diluar kota?
Dwi     :   Sudah saya sampaikan pak.
Dosen : Baiklah, saya minta hari Jumat ini ada kelas pelajaran saya untuk  menggantikan minggu depan. Untuk waktunya akan saya kabarkan via pesan. Terima kasih Dwi
Dwi    : Baik bapak, akan saya sampaikan ke kelas saya. Sama – sama Pak.

Bahasa yang baik dan benar itu memiliki empat fungi :
1.      fungsi pemersatu kebhinnekaan rumpun dalam bahasa dengan mengatasi batas-batas kedaerahan;
2.      fungsi penanda kepribadian yang menyatakan identitas bangsa dalam pergaulan dengan bangsa lain;
3.      fungsi pembawa kewibawaan karena berpendidikan dan yang terpelajar; dan
4.      fungsi sebagai kerangka acuan tentang tepat tidaknya dan betul tidaknya pemakaian bahasa.

Keempat fungsi bahasa yang baik dan benar itu bertalian erat dengan tiga macam batin penutur bahasa sebagai berikut :
1.      fungsinya sebagai pemersatu dan sebagai penanda kepribadian bangsa membangkitkan kesetiaan orang terhadap bahasa itu;
2.      fungsinya pembawa kewibawaan berkaitan dengan sikap kebangsaan orang karena mampu beragam bahasa itu; dan
3.      fungsi sebagai kerangka acuan berhubungan dengan kesadaran orang akan adanya aturan yang baku layak diatuhi agar ia jangan terkena sanksi sosial.
4.      Berdasarkan paparan di atas maka dapat disimpulkan, berbahasa Indonesia dengan baik dan benar adalah menggunakan bahasa Indonesia yang memenuhi norma baik dan benar bahasa Indonesia. Norma yang dimaksud adalah “ketentuan” bahasa Indonesia, misalnya tata bahasa, ejaan, kalimat, dsb.
Pengertian Bahasa Gaul
Alatas (2006:59) berpendapat bahwa bahasa gaul adalah bahasa yang digunakan untuk berteman dan bersahabat di tengah masyarakat. Bahasa gaul merupakan bentuk ragam bahasa yang digunakan oleh penutur remaja, waria untuk mengekspresikan gagasan dan emosinya.
Menurut Sahertian (2006:15) bahasa gaul atau bahasa prokem sebenarnya sudah ada sejak 1970-an. Awalnya istilah-istilah dalam bahasa gaul itu untuk merahasiakan isi obrolan dalam komunitas tertentu. Oleh karena sering digunakan di luar komunitasnya, lama-lama istilah tersebut jadi bahasa sehari-hari.
Menurut Sahertian (1990), Bahasa Gaul sendiri sudah terkenal di Indonesia pada akhir 1980-an. Awalnya istilah dalam bahasa gaul itu adalah untuk merahasiakan isi obrolan atau pembicaraan dalam komunitas tertentu, namun karena sering juga digunakan di luar komunitas mereka, lama-lama istilah tersebut menjadi bahasa sehari-hari. Bahasa gaul awalnya digunakan oleh para preman yang kehidupanya dekat dengan kekerasan, narkoba, dan minuman keras. Istilah- istilah baru, mereka ciptakan agar orang- orang di luar komunitas mereka tidak mengerti.
Menurut Harimurti (2008), Bahasa gaul adalah ragam bahasa Indonesia nonstandar yang lazim digunakan di Jakarta pada tahun 1980-an. Ragam ini semula diperkenalkan oleh generasi muda yang mengambilnya dari kelompok waria dan masyarakat terpinggir lain. (Harimurti Kridalaksana (2008)
Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa bahasa gaul adalah bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari yang sifatnya menarik dan memiliki arti tertentu untuk merahasiakan arti obrolan di tengah masyarakat.
Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Di kalangan Pelajar
Bahasa gaul adalah Bahasa non resmi yang digunakan oleh kalangan tertentu untuk menyampaikan hal-hal yang dianggap tertutup bagi kelmpok usia lain agar pihak lain tidak mengetahui apa yang sedang di bicarakan. Banyak pelajar menggunakan bahasa Gaul dan sering menyingkat kata-kata dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini membuat peranan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar sedikit terganggu. Pasalnya, Banyak pelajar di masa sekarang mengikuti jaman yang semakin bekembang baik dari segi budaya dan perilaku. Para responden mengakui bahwa penggunaan bahasa gaul hanya digunakan oleh teman-teman sebayanya, dan orang-orang disekitar yang sering menggunakan  bahasa gaul saat berbicara. Para responden hanya menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar dengan orang yang lebih tua.
Pengaruh Bahasa Gaul terhadap tatanan bahasa Indonesia adalah perkembangan jaman modernisasi, dimana segala hal yang ada dikalangan pelajar yang selalu ter-up to date. Bahasa gaul yang paling mudah menyebar ini biasanya melalui media TV. Tren penggunaan bahasa gaul yang diilhami dari pelaku tokoh masyarakat misalnya artis. Banyak sinetron, iklan, film yang menggunakan bahasa gaul daripada bahasa Indonesia. Salah satunya adalah penggunaan bahasa Indonesia yang di campur dengan bahasa Inggris yang bertujuan agar seseorang dianggap modern. Maraknya penggunaan bahasa gaul dalam pesan singkat, hal ini secara tidak langsung mempengaruhi penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dikalangan pelajar. Sering kali juga kita mendengarkan kata “Gue, Loe, Galau, Kamseupay, dan lain-lain”.
Hal ini akan menjadi kebiasaan buruk bagi pelajar. Apabila mereka lebih sering menggunakan bahasa gaul, maka, kualitas bahasa Indonesia yang menjadi identitas kita sebagai Warga Negara Indonesia akan menurun. Terlihat dari nilai Ujian Nasional, sebagian besar pelajar, nilai bahasa Indonesia lebih buruk daripada nilai bahasa Inggris.
Dan bahasa gaul tersebut dianggap bahasa yang tidak memiliki sopan santun karena dari kata-kata dan pengucapannya tersebut lebih cenderung ke kekerasan. Dari pengertian diatas saja, Suhertian sudah Mengatakan bahwa bahasa gaul berasal dari preman. Jadi, banyak orang tua yang tidak setuju adanya bahasa gaul ini karena selain menurunkan kualitas bahasa Indonesia, juga merusak nilai budaya dan moralitas para remaja jaman sekarang.
Alasan para remaja lebih menyukai Bahasa Gaul daripada Bahasa Indonesia
Menurut para responden,alasan para pelajar lebih menyukai Bahasa gaul daripada Bahasa Indonesia adalah sebagai berikut :
  • Karena dengan bahasa gaul bisa lebih akrab,tapi hanya untuk seumuran saja.
    • Karena responden merasa lebih nyaman menggunakan  bahasa tersebut, bahasa gaul lebih santai,banyak orang menggunakan bahasa gaul saat berbicara ,serta lebih efektif untuk SMS.
      • Supaya tidak monoton dan lebih efektif.
      • Karena lebih efisien untuk berbicara .
      • Penggunaan Bahasa Gaul lebih cepat dan lebih santai .
      • Hanya ikut-ikutan saja.
      • Supaya lebih terlihat Gaul dan modern.
      • Bahasanya simple ,mudah ,dan tidak terlalu panjang.
Dampak  positif dalam penggunaan bahasa gaul yaitu responden lebih akrab dan santai dalam berbicara dengan teman sebayanya. Dampak negatifnya adalah bila bahasa gaul digunakan untuk bebicara dengan orang yang lebih tua ,akan susah dimengerti dan terkesan terburu-buru. Dampak dari bahasa gaul yang paling terlihat adalah gaya hidup, entah itu cara berpakaian, cara bertutur kata, cara belajar, aplikasi teknologi yang makin maju dan lain-lain. Gaya hidup yang mengarah pada modernisasi tersebut biasanya tampak terlihat pada kalangan masyarakat (remaja) yang berada pada jenjang pendidikan SMA sampai Perguruan Tinggi. Mereka yang ingin diakui sebagai remaja jaman sekarang yang gaul, funky, keren tidak ragu untuk menunjukkan identitas mereka melalui gaya hidup yang modern.

Contoh Bahasa Gaul di Kalangan Remaja
a. Bahasa Gaul versi Debby Sahertian
Bahasa gaul Debby Sahertian biasanya dipakai oleh orang-orang di salon atau biasa disebut sebagai banci. Bukan meremehkan bahasa gaul ini atau menjelekannya, namun pada kenyataannya bahasa gaul ini mayoritas dipakai oleh banci.
  1. Ember        : Kata ini merupakan plesetan dari kata “Memang Bener begitu”
  2. Yiuuk..!     :    Kata ini merupakan kata ajakan yang berarti “Ayo!”
  3. Akika        :    Memiliki arti untuk mengatakan “Saya”
  4. Ekke          :    Sama dengan Akika, berarti “Saya”
  5. Sutralah     :    Merupakan pemanjangan dan plesetan dari kata “Sudahlah”
  6. Begindang :    Artinya “Seperti ini”
  7. Australia    :    Artinya “Haus”
  8. Boo..!        :    Merupakan sebutan untuk orang.
  9. Lambreta Macan Tutul      :     Artinya “Lama”
  10. Segede Gambreng             :     Menunjukkan sesuatu yang besar sekali dan sulit diungkapkan dengan kata-kata.
b. Bahasa Gaul versi Twitter, Facebook dan jejaring sosial yang lain (Biasanya digunakan untuk meng-update status).
~ Siang nie panas kali yak? Padahal guwe baru bangun tidur. Jadi pengen deh minum minuman seger buatan mommy. (Siang ini panas sekali? Padahal saya baru bangun tidur. Jadi ingin minum minuman yang segar buatan ibu)
~ Abis diputusin pacar nih guanya. Sekarang gua jadi jomblo dah. (Saya baru diputusin pacar. Sekarang saya jadi sendiri)
~ Loe jadi orang gak usah macem-macem yah sama cewek guwe. (Kamu jangan macam-macam sama pacar saya!)
~ Q maw mum (makan) nieh. Ada yg mau ugag? (Saya mau makan. Ada yang mau?)
~ aQ uGag sUkha aMa cOuok yUank uGag ngEharGain cEuek (Saya tidak suka dengan laki-laki yang tidak menghargai perempuan)
c. Bahasa Gaul versi SMS
~ Km dmn skrng? (Kamu dimana sekarang?)
~ Tng3 guwe d0nk.  (Tungguin saya)
~ Jngn g3in q yg lg tdur d0nk! (Jangan ganggu saya yang lagi tidur!)
~ PnJem tUgas daRi dOseN yG mAreN d0nK! QuWh lOem muDenk (Pinjam tugas dari dosen yang kemarin! Saya masih belum mengerti)

KESIMPULAN

Dari penulisan diatas mengenai “Menggunakan Bahas Indonesia Yang Baik dan Benar” dapat diambil kesimpulan bahwa banyaknya masyarakat Indonesia yang menggunakan bahasa gaul, singkatan-singkatan dalam komunikasinya sehari-hari adalah penyimpangan dari penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bahasa Indonesia. Kurangnya akan kesadaran untuk mencintai dan menggunakan bahasa Indonesia di negeri sendiri akan berdampak lunturnya atau hilangnya bahasa Indonesia dalam pemakaiannya dalam masyarakat terutama di kalangan remaja. Apalagi dengan maraknya dunia kalangan artis menggunakan bahasa gaul di media massa dan elektronik, membuat remaja semakin sering menirukannya di kehidupan sehari-hari hal ini sudah wajar karena remaja suka meniru hal-hal yang baru. Dalam penulisan tentu masih banyak kekurangan oleh karena itu penulis berharap kritik dan saran kepada para pembaca.




DAFTAR  PUSTAKA
Chaer, Abdul. 2009. Fonologi Bahasa Indonesia. Rineka Cipta. Jakarta
Harimurti, Kridalaksana. 2008. Kamus Saku Bahasa Indonesia. Jakarta
Sahertian, Debby. 1990. Kamus Bahasa Gaul. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta
Wibowo. 2001. Manajemen Bahasa. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
Alwasila, Chaedar. 1986. Sosiologi Bahasa. Surabaya: Budaya Angkasa.
Asri. 2009. “Penggunaan Bahasa Indonesia Ragam Gaul di Kalangan Pelajar di Kabupaten Kolaka,” Tesis Pascasarjana Universitas Hasanuddin.
Astuti. 2010. “Pendidikan Holistik dan Kontekstual dalam Mengatasi Krisis karakter di Indonesia. Junal Kependidikan Edisi Khusus, tahun XXIX, 41-58.
Cahyono, Bambang Yudi. 1995. Kristal-kristal Ilmu Bahasa. Surabaya: Airlangga University Press.


MENJADI WARGA NEGARA YANG BAIK
Makalah ini Diajukan untuk Memenuhi tugas mata kuliah Kewiraan

Oleh
Sri Rahayu
241.15.05265
BM 3

Dosen Pembimbing
Bpk. M. Rifai Susanto, SE, MM
    

JURUSAN MANAGAMANT BISNIS
STIE GICI BUSSINES SCHOOL JAKARTA
2016

Kata Pengantar
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah yang berjudul “Menjadi warga Negara yang baik”. Atas dukungan moral dan materi yang di berikan dalam penyusunan makalah ini. Maka penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1.      Bapak Rifai Susanto, SE, MM. selaku guru pembimbing kami, yang memberikan kesempatan untuk membuat dan menggunakan blogger.
2.      Orang Tua yang banyak memberikan materi pendukung, masukan bimbingan kepada penulis, untuk menyelesaikan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini belum sempurna. Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun dari rekan – rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.

Latar Belakang
Menjadi warga negara yang baik adalah mimpi dan harapan setiap penduduk di Indonesia. Warga negara yang baik adalah warga negara yang tertib, patuh dan disiplin dalam menjalani tatanan pengelolaan negara. Juga warga yang tidak terlalu banyak menimbulkan masalah bagi kehidupan di sekitarnya. Namun, untuk menjadi seorang warga negara yang baik ternyata tidak semudah sebagaimana yang diharapkan sebelumnya. Para mubaligh, ulama dan pemuka agama menyebutkan, sebagaimana tertulis dalam Kitab Suci, bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Jika kita ingin menjadi warga negara yang baik, logikanya adalah kita juga harus menjaga lingkungan kita bersih dan nyaman. Selain menjadi warga negara yang baik, secara otomatis kita juga menjalankan ibadah dengan baik pula. Pada kenyataannya kita dihadapkan pada permasalahan yang berat. Sampah berserakan di mana-mana. Limbah pabrik dibuang seenaknya. Sungai selalu dipenuhi oleh sampah. Niatan kita untuk menjadi warga negara yang baik, sulit sekali terwujud jika apa yang terjadi sungguh diluar kemampuan kita untuk membenahinya. Sudah satu poin kenyataan bahwa menjadi warga negara yang baik adalah sangat berat. Dalam ruang tunggu kantor pajak pratama, ditulis besar-besar kalimat " ORANG BIJAK, TAAT PAJAK". Jika kita taat dalam membayar pajak, selain bisa disebut sebagai orang bijak, kita juga termasuk sebagai warga negara yang baik. Namun, keikhlasan dan niat untuk menjadi warga negara yang baik dengan cara taat membayar pajak, baik itu pajak bumi & bangunan, pajak kendaraan bermotor, pajak penghasilan maupun pajak-pajak lainnya, ternyata ternodai oleh rasa pesimis yang besar. Pajak yang semestinya untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, ternyata dikorupsi alias dikemplang alias digelapkan oleh pejabat di lingkungan pajak. Mengantri, atau tertib sesuai prosedur dalam sebuah layanan umum adalah salah satu ciri warga negara yang baik. Namun, mengantri adalah juga sebuah pekerjaan yang melelahkan. Buktinya adalah, ada sebagian warga yang rela mengeluarkan uang ekstra demi setiap urusannya selesai terlebih dahulu dengan mengorbankan warga lain yang rela antri dengan tertib. Hal ini sebenarnya bisa dicegah jika petugas yang menangani urusan tersebut tegas menolak uang ekstra dan meminta warga nakal tersebut masuk ke antrian. Pada kenyataannya, justru para petugas tersebut yang memberikan peluang. Pada akhirnya, hanya warga negara yang baiklah yang harus mengalah, meski dengan berat hati.
Berikut ini Definisi Negara Menurut para Ahli Indonesia dan tokoh luar yang terkenal
Pengertian Negara Menurut Prof. Miriam Budihardjo
Negara adalah organisasi yang dalam sesuatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan lainnya dan yang dapat menetapkan tujuan-tujuan dari kehidupan itu.
Pengertian Negara Menurut Prof. Nasroen
Negara adalah suatu bentuk pergaulan hidup. Oleh sebab itu, harus ditinjau secara sosiologis agar dapat dijelaskan dan dipahami.
Pengertian Negara Menurut Prof. Mr. Soenarko
Negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dengan kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai kedaulatan.


Pengertian Negara Menurut Prof. Dr. Djokosoetono, SH.
Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama
Pengertian Negara Menurut Prof. Farid S.
Negara adalah suatu wilayah merdeka yang mendapat pengakuan negara lain serta memiliki kedaulatan.
Pengertian Negara Menurut G. Pringgodigdo, SH.
Negara adalah suatu organisasi kekuasaan atau organisasi kewibawaan yang harus memenuhi persyaratan unsur – unsur tertentu.
Pengertian Negara Menurut Dr. Wiryono Projodikoro, SH.
Negara adalah suatu organisasi di atas kelompok atau beberapa kelompok manusia yang bersama – sama mendiami suatu wilayah (teritori) tertentu, dengan mengakui adanya suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib dan keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia tadi.
Arti Warga Negara
Pandangan setiap warga Negara tentang makna dari warga Negara hampir sama. Kedudukan setiap warga Negara dalam tata kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan serta hukum mempunyai kedudukan yang sama seperti yang tercantum dalam pasal 27 UUD 1945. Namun yang menjadi suatu pertanyaan, apakah orang yang berada disuatu Negara dikatakan warga Negara?, ternyata tidak. Yang dimaksudkan dengan warga Negara adalah rakyat yang menetap di suatu wilayah dan rakyat tertentu dalam hubungannya dengan Negara. Dalam hubungan antara warganegara dan Negara, warga Negara mempunyai kewajiban-kewajiban terhadap Negara dan sebaliknya warga Negara juga mempunyai hak-hak yang harus diberikan dan dilindung oleh Negara. Timbulnya warga Negara terjadi secara alami dan yuridis dan dikenal dengan 3 asas: Pertama, Ius Sangunius: adalah asas keturunan atau hubungan darah, artinya bahwa kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh orang tuanya. Kedua, Ius Soli: adalah asas daerah kelahiran, artinya asas bahwa status kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh tempat kelahirannya. Ketiga, Naturalisasi: adalah kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh hukum atas dasar keinginannya sendiri. Contoh: pindah warga Negara. Dari ketiga asas diatas mempunyai landasan bagi setiap rakyat untuk menentukan warga negaranya sesuai keinginannya masing-masing. Dari sini dapat kita lihat bahwa ada kebebasan untuk menentukan warga negaranya. Selain dari pada itu pemindahan atau penentuan warga Negara harus mengikuti norma-norma yang berlaku dan mempunyai dasar yang kuat baik secara yuridis maupun sosiologis. 
Membantu Masyarakat


  1. Berpendidikan tinggi
Salah satu hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk membantu masyarakat Anda adalah mendapatkan pendidikan yang baik. Ketika Anda terdidik, Anda bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan bisa memberikan kontribusi yang lebih besar kepada ekonomi pada masyarakat. Anda juga akan mendapat wawasan dan bisa membuat keputusan dengan baik ketika nantinya akan memilih pemimpin. Belajarlah dengan baik di sekolah, dapatkan nilai yang bagus, dan cobalah untuk masuk universitas.

  1. Bekerja keras
Bekerja keras penting untuk menjadi warga yang baik, terlepas dari apa pekerjaan Anda. Ketika Anda bekerja keras, Anda memberikan pelayanan yang bagus untuk orang lain dan juga mendapatkan uang, dan keduanya berkontribusi meningkatkan kondisi ekonomi di lingkungan Anda. Jika Anda masih menganggur, mintalah bantuan orang lain untuk mencari pekerjaan atau carilah pekerjaan di internet. Di luar sana ada banyak lowongan yang bisa Anda ambil.
  1. Ikuti berita terkini
Bacalah berita dan dapatkan informasi penuh mengenai hal-hal yang berpengaruh bagi Anda, lingkungan Anda, dan juga negara Anda. Memahami berita sepenuhnya adalah inti dari langkah ini: dengarkan penndapat kedua belah pihak, dan cobalah untuk tidak memihak. Sebagian besar masalah yang diberitakan cukup rumit dan tidak dapat dipandang secara sederhana dalam hitam dan putih.
Cobalah untuk terlibat dalam tahap perencanaan juga. Misalnya di lingkungan Anda akan dibangun sebuah bangunan untuk berbisnis seperti minimarket. Cari tahu manfaat apa yang akan ditawarkan bisnis tersebut kepada masyarakat setempat, baik dari segi lingkungan, sosial, kesehatan, dan ekonomi. Jika Anda punya pendapat, Anda bisa menyampaikannya ke kepala daerah setempat.


  1. Bagikan rezeki Anda
Ketika Anda cukup sukses dan punya waktu, uang, dan materi yang lebih, berikanlah sebagian ke masyarakat sekitar untuk masyarakat yang lebih baik. Ada banyak cara untuk melakukan ini.
Menjadi sukarelawan dalam kegiatan kemasyarakatan. Jika Anda punya waktu dan tenaga, gunakanlah waktu tersebut untuk mengatur atau ikut sebuah gotong royong bersama dengan masyarakat lain, atau kegiatan sosial lainnya yang melibatkan banyak orang. Membantu tunawisma. Anda bisa menjadi sukarelawan di dapur umum atau panti sosial untuk membantu para tunawisma tetap aman dan sehat. Bersedekah. Jika Anda punya uang dan materi yang berlebih, sumbangkanlah kepada mereka yang membutuhkan seperti panti atau warga kurang mampu yang Anda kenal. Pastikan bahwa orang yang menerimanya memang membutuhkan dan tidak akan menyalahgunakan sedekah Anda.
  1. Donorkan darah Anda
Darah dan plasma darah adalah cairan dalam tubuh yang penting untuk menyelamatkan nyawa ribuan orang tiap harinya. Karena sering digunakan, pasokan darah ini seringkali habis atau kekurangan. Jadi, alangkah baiknya jika Anda mau mendonasikan darah Anda, apalagi jika golongan darah Anda adalah yang cukup langka, karena dengan mendonasikannya Anda bisa menyelamatkan seseorang yang benar-benar membutuhkan.
Mendonasikan darah dan plasma darah akan semakin penting di masa terjadinya bencana alam, karena ada banyak orang yang harus dirawat dan kebutuhan pasokan darah otomatis akan semakin tinggi.
  1. Ikuti latihan situasi darurat
Pelajarilah cara memberi nafas buatan dan pertolongan pertama, serta ikut dalam simulasi bencana alam untuk tahu cara bersiaga dan evakuasi ketika terjadi bencana sebenarnya dan membantu yang lain untuk menyelamatkan diri. Lakukan simulasi secara rutin paling tidak setahun sekali untuk mengingat kembali tata caranya.
  1. Ciptakan lapangan pekerjaan
Buatlah lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar. Tidak harus dari bisnis atau usaha. Meminta orang mengerjakan tugas sederhana dan membayarnya dengan layak sudah cukup. Dengan memberikan kesempatan bekerja, Anda bisa mengurangi angka pengangguran dan memperbaiki ekonomi masyarakat.
Mintalah warga tidak mampu yang ada di sekitar Anda untuk membantu Anda mengerjakan pekerjaan rumah yang cukup berat seperti membersihkan atap atau menebang ranting pohon yang sudah terlalu lebat. Selain pekerjaan Anda diringankan, Anda juga akhirnya membantu orang yang membutuhkan.
  1. Jaga kesehatan Anda
Jagalah kondisi tubuh Anda agar tetap sehat. Karena ketika Anda sakit, selain merepotkan orang lain karena mereka harus mengurus Anda, Anda sendiri juga pada akhirnya menghabiskan waktu tidak memberikan kontribusi apa-apa kepada masyarakat. Olahraga, makan makanan yang sehat dan seimbang, dan jagalah kebersihan tubuh dan sekitar.  Kami menyediakan banyak panduan berolahraga di situs web Wikihow. Dengan banyaknya vaksin baru yang dapat mencegah penyakit usia dini, mungkin akan bermanfaat jika Anda juga melakukan vaksinasi. Bukan untuk mengurangi risiko Anda sebagai orang dewasa, tetapi untuk melindungi anak-anak yang belum divaksinasi di sekitar Anda.

Aktif Dalam Kegiatan Sipil
  1. Berikan suara Anda dalam pemilu
Hal terpenting yang harus Anda lakukan sebagai warga adalah untuk memberikan suara dalam pemilu. Anda memang bisa menjadi tidak tertarik dan mengabaikannya begitu saja atau hanya menyumbangkan suara pada pemilu presiden. Tapi, semua pemilu yang memerlukan suara Anda sangatlah penting. Jangan sampai Anda mendapat pemimpin yang tidak Anda inginkan dan mengeluh tapi Anda sendiri tidak ikut menyumbangkan suara.
Berikan juga suara Anda di pemilu daerah, karena pemimpin daerahlah yang mengurus tatanan daerah atau kota Anda secara spesifik mulai dari transportasi sampai lapangan kerja.
  1. Taati hukum
Anda tidak harus menjadi polisi untuk membantu menegakkan hukum. Cukup cegahlah pelanggaran yang Anda lihat, dan jangan lakukan tindakan yang melanggar hukum.
  1. Laporkan masalah yang terjadi di sekitar Anda ke pemerintah daerah
Pemerintah Anda tidak akan bisa melihat segala masalah sampai sangat detil, dan di situlah peran Anda sebagai masyarakat dalam mengawasi kondisi sekitar Anda. Laporkanlah segala masalah yang Anda temui di sekitar Anda dan bisa diperbaiki oleh pemerintah mulai fasilitas kota yang rusak sampai badan pemerintah yang korup.  Jika Anda tidak tahu cara untuk menghubungi pemerintah daerah Anda, cobalah kunjungi situs web resminya untuk mengetahui caranya.
  1. Berpartisipasi aktif dalam pemilu
Saat pemilu, dibutuhkan banyak bantuan dari warga untuk memastikan bahwa setiap suara yang masuk dapat dihitung. Anda bisa mendaftar untuk menjadi sukarelawan di komisi pemilihan umum, atau partai yang Anda pilih dan membantu perhitungan suara, serta mengisi posisi pendukung lainnya.
  1. Ajak orang lain untuk ikut terlibat
Membuat diri Anda ikut terlibat dan berpatrisipasi pada kegiatan di atas mungkin bisa dilakukan dengan mudah. Cobalah untuk mengajak orang lain untuk melakukan hal yang sama seperti Anda, karena partisipasi tiap orang dalam masyarakat sangatlah penting.






Menjaga Masa Depan Kota Anda
  1. Buanglah sampah pada tempatnya
Ini adalah himbauan yang sering kita jumpai, namun masih sering diabaikan oleh orang banyak. Membuang sampah pada tempatnya akan membuat sekitar Anda menjadi lebih bersih, sehat, dan enak dilihat. Pisahkan sampah organik dan non-organik. Siapkan tempat sampah terpisah untuk keduanya. Akan lebih baik lagi jika Anda bisa atau tahu tempat untuk mendaur ulang sampah untuk mengurangi tempat pembuangan akhir.
  1. Buat sampah organik menjadi kompos
Sampah organik seperti makanan bisa dijadikan pupuk kompos dan bisa membantu mengurangi jumlah sampah. Carilah tempat yang membuat kompos, atau jika Anda bisa, buatlah sendiri. Sampah yang bisa Anda jadikan kompos antara lain sisa makanan dan bahan makanan, serta kertas putih. Jika Anda ingin melakukannya sendiri tapi tidak tahu caranya, carilah cara membuat kompos di internet. Kompos yang Anda buat bisa Anda gunakan untuk tanaman di rumah Anda, atau dijual ke orang lain. Yang manapun, sampah yang ada di rumah Anda pada akhirnya bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
  1. Bersihkan lingkungan sekitar
Tidak membuang sampah sembarangan memang mudah. Tetapi, jika Anda ingin berkontribusi lebih, bantulah membersihkan lingkungan Anda dengan memungut sampah yang dibuang secara sembarangan dan membuangnya pada tempatnya. Seperti yang sudah dijelaskan pada langkah sebelumnya, Anda bahkan bisa mengadakan gotong royong secara berkala untuk menjaga kebersihan sekitar, atau ikut komunitas pecinta kebersihan yang ada di dekat Anda.
  1. Perhatikan tempat dan cara Anda membersihkan mobil
Perhatikan sabun apa yang Anda pakai. Jangan sampai sabun yang Anda gunakan mengandung zat yang berbahaya. Perhatikanlah sabun yang Anda gunakan sebelum membeli dan menggunakannya. Dan jagalah kebersihan mobil Anda agar tidak terlalu sering dicuci. Pastikan Anda mencuci mobil di tempat yang memiliki tempat pembuangan air, atau paling tidak di atas tanah agar airnya terserap. Jika memungkinkan, hematlah penggunaan air bersih untuk membersihkan mobil, atau gunakan produk yang tidak mengharuskan Anda menggunakan air.
  1. Belilah produk local
Paling tidak, belilah bahan makanan Anda dari hasil produsen lokal, karena itu secara tidak langsung akan mensejahterakan para petani. Lagipula, bahan makanan yang seperti itu cenderung lebih segar sehingga enak ketika dimasak. Bahan makanan yang dijual di pasar umumnya adalah bahan yang baru dipetik dan biasanya juga dijual dengan harga lebih murah. Beberapa orang masih beranggapan bahwa produk buatan lokal punya kualitas yang buruk. Padahal, banyak juga merek terkenal yang sebenarnya buatan Indonesia.
  1. Hemat air
Bagi beberapa orang, air bersih adalah kebutuhan yang sulit didapat. Jadi, jangan boros dan gunakan air bersih seperlunya karena di tempat lain ada orang yang membutuhkannya.  Jangan mandi terlalu lama atau menggunakan terlalu banyak air. Matikan keran jika tidak digunakan. Jika Anda punya kolam renang, janga terlalu sering mengganti airnya jika memang tidak perlu.
  1. Hemat listrik
Saat ini di beberapa daerah sudah sangat sering terjadi pemadaman. Sembari perusahaan listrik negara berusaha untuk meningkatkan dayanya, kita sebagai pengguna juga sebaiknya lebih berhemat ketika menggunakan listrik. Matikan lampu di siang hari dan elektronik lain ketika tidak digunakan. Jika Anda menggunakan laptop, cabutlah listriknya jika baterainya penuh.
  1. Gunakan transportasi umum
Berhentilah mengendarai mobil pribadi dan beralihlah ke transportasi umum. Dengan demikian, Anda tidak hanya membantu menyelamatkan Bumi dari polusi, tetapi juga mendukung mendanai transportasi umum, yang merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat menengah ke bawah (yang sering kali tidak memiliki mobil pribadi).
Contoh Sikap Moral Warga Negara yang Baik
Mengamalkan sikap moral marilah kita perhatikan contoh berikut ini:
  1. Dalam Lingkungan KeluargaPelaksanaan hak asasi dalam keluarga dapat dilakukan dalam bentuk kegiatanseperti berikut:
a.       Berbicara dengan kata-kata yang baik untuk menghormati Ibu, Bapak danSaudara yang lebih tua.
b.      Menjaga nama baik keluarga.
c.       Mengakui dan menghormati pendapat orang tua atau kakak, sebaliknyaorangtua juga harus berlapang dada mendengarkan pendapat anaknya.
d.      Memperlakukan pembantu rumah tangga sesuai dengan hak dankewajibannya.
  1. Dalam Lingkungan Sekolah.
a.       Mematuhi tata tertib yang berlaku.
b.      Setiap warga sekolah harus saling menghormati dan menghargai sertabertanggung jawab terhadap sekolah.
  1. Di Lingkungan Masyarakat, Bangsa dan Negara
a.       Rela berkorban demi kepentingan umum.
b.      Pemerintah mau mengganti rugi sesuai dengan ketentuan.
c.       Mengakui dan menghargai pendapat bersama yang dirumuskan dandisetujui dalam musyawarah.
d.      Mengakui dan menghargai keberhasilan yang dicapai orang lain.

Berikut Cara Supaya anda jadi Warga Negara Yang Baik:
  1. Tingkatkan Iman Dan Taqwa kepada Allah SWT.
Kalain seorang yang beraga Islam, jika iya dengan meningkatkan Iman dan Taqwa ini kamu akan sadar dan tidak akan berani melakukan tindakan kejahatan.
  1. Carilah Ilmu Sampai Akhir Hayat.
Wajib hukumnya mencari Ilmu, dengan Ilmu yang Luas kamu akan tahu sikap yang baik dan mana yang salah, dan orang yang luas ilmunya akan berpikir dua kali untuk melakukan tindakan kejahatan yang merusak negara, dan dia akan berpikir bagaimana cara menjadi warga negara yang baik.
  1. Selalu ingat Pada Keluarga, Tuhan, Teman-teman dan Kematian.
Jika anda mau berbuat kejahatan ingatlah orang-orang disekelilingmu, terutama Ingat bahwa setiap tindakan ada yang melihat Tuhan Yang Maha Esa, Maha Melihat,dan ingat seandainya hidup anda tinggal beberapa jam saja, maka anda akan menghindari sikap tidak baik.
  1. Senantiasa menerima Peraturan dan Ketentuan dari Pemerintah.
Apa anda menerima setiap peraturan dan ketentuan dari pemerintah, jika iya maka anda akan akan melaksanakan Hukum yang berlaku, tapi sebaliknya anda akan bersikap Anarkis yang merusak negara, jika ada sesuatu hal yang bersangkutan dengan negara dan hal itu tidak baik, jangan salahkan Pemerintah, Pemerintah sebenarnya berusaha membuat Negara nya Maju, dan jangan anggap mudah kedudukan Pemrintah itu.


  1. Jalani Peraturan Yang Berlaku dengan Senang Hati.
Laksanakan Hukum yang berlaku dengan senang hati dan ikhlas menjalankan nya demi kemajuan bangsa dan negara.

Jangan Berharap Apa Yang Akan di Berikan Negara Kepada Kamu,
Tapi Apa Yang Kamu Lakukan Demi Negara Kamu.

Sekian Penjelasan dari saya semoga anda bisa menjadi warga negara yang baik dan berguna bagi diri sendiri, orang lain dan bangsa anda sendiri.

Sebelum Pamit saya punya pertanyaan Bagi Anda, dan Anda Hanya Perlu Menjawab nya dengan Hati anda : 

"Sejak Kapan Anda Jadi Sampah?

BUKTIKAN BAHWA ANDA ADALAH WARGA NEGARA YANG TAAT PADA HUKUM
DAN NEGARA ANDA SENDIRI.

 KEWAJIBAN SEBAGAI WARGA NEGARA INDONESIA
Sebagai warga negara yang baik yang cinta akan tanah air dan patuh akan aturan hukum yang berlaku, maka kita mempunyai kewajiban berperan aktif dan ikut serta dalam memajukan suatu negara.
Contoh sederhana kewajiban sebagai warga negara Indonesia yang baik adalah:
a.      Wajib membela negara
Seperti yang sudah dibahas dalam tulisan sebelumnya, kewajiban setiap orang untuk membela suatu negaranya sendiri adalah wajib. Dimana setiap warga negara harus ikut dan berperan aktif jika suatu hari terdapat kejanggalan-kejanggalan yang sifatnya internal maupun eksternal yang memang sudah terbukti jika ada suatu peraturan yang merugikan masyarakat bahkan negara maka kita diwajibkan membela dan membenarkan yang benar atas kesalahan tersebut.


b.      Wajib membayar pajak dan retribusi
Membayar pajak dan retribusi adalah suatu kewajiban yang penting dalam memajukan suatu anggaran negara. Setiap warga negara diharuskan membayar pajak dan retribusi dengan tepat waktu agar bisa terciptanya kedisiplinan sosial yang tentunya akan berdampak baik badi dirinya sendiri.

c.       Wajib mentaati peraturan dan hukum yang berlaku
Setiap warga negara diwajibkan mentaati hukum dan peraturan yang berlaku, agar bisa terciptanya keamanan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

d.      Wajib memberikan masukan dan kritikan terhadap jalannya pemerintahan
Setiap warga negara harus ikut berperan dalam jalannya pemerintahan, walaupun warga negara itu sendiri bukanlah aparat pemerintah. Tapi dengan masukan dan kritikan yang membangun diberikan kepada pemerintah tentunya kita berharap akan adanya perubahan dimasa sekarang dan akan berdampak baik akan perubahan tersebut dimasa yang akan datang.

e.       Wajib ikut  serta dalam pembangunan negara
Setiap warga negara wajib berperan serta dalam pembangunan, apapun bidangnya baik ekonomi, sosial, politik dan budaya sekalipun setiap orang harus ikut andil agar bangsa kita bisa berkembang dan maju kearah yang lebih baik lagi.
Kriteria warga negara yang baik ( Good citizens)
Warga Negara yang baik kaitannya dengan UUD serta hak dan kewajiban warga Negara Dalam suatu Negara yang merdeka dan berdaulat, seperti NKRI, orang – orang yang berada diwilayah suatu Negara dapat dibagi atas penduduk dan bukan penduduk. Penduduk dapat pula dibagi menjadi 2 yaitu:
Penduduk warga Negara Penduduk bukan warga Negara yang disebut orang asing. Dalam UUD 1945 pasal 26 dinyatakan bahwa yang menjadi warga Negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang bangsa lain yang disahkan oleh undang-undang sebagai warganegara sedangkan syarat-syarat yang mengenai kewarganegaraan RI ditetapkan oleh UU. Adapun UU kewarganegaraan RI adalah UU no. 62 tahun 1958. Selanjutnya dalam pasal 27 ayat 1 UUD 1945 ditetapkan bahwa segala warga Negara sama kedudukannya didalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan tanpa ada pengecualian.
Bukan warga Negara yaitu orang yang berada disuatu Negara tetapi secara hukum tidak menjadi anggota Negara yang bersangkutan, namun tunduk pada pemerintahan dimana mereka berada. Contoh : kontraktor, duta besar, konsuler. Sedangkan penjelasan umum UU no 62 tahun 1958 yang dimaksud dengan kewarganegaraan adalah segala jenis hubungan antara seseorang dan Negara yang mengakibatkan adanya kewajiban Negara itu untuk melindungi orang yang bersangkutan.

Hak , kewajiban dan tanggung jawab warganegara Indonesia Setiap warga Negara RI memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpa terkecuali. Persamaan antara manusia selalu dijunjung tinggi untuk menghindari berbagai kecemburuan sosial yang dapat memicu berbagai permasalahan dikemudian hari.
Warga Negara yang baik sudah sewajarnya melaksanakan hak dan kewajibannya terhadap hukum, Negara dan pemerintah. Selain itu setiap warganegara Indonesia harus turut bertanggung jawab atas kemajuan dan kemunduran Negara dan bangsanya. Untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat Indonesia, hendaknya tidak seorangpun warga negaranya boleh menghindarkan diri dari kewajiban dan tanggung jawab. Rasa bertanggung jawab tidak akan dapat meresap dalam sanubari apabila pada diri kita tidak ada kesadaran bahwa kita adalah warga organisasi masyarakat yang bernama NKRI. Dan kesadaran bernegara itu akan hidup dinamis, jika kesadaran bahwa kita adalah anggota dari suatu kesatuan dan persatuan manusia yang disebut bangsa Indonesia.
Seorang warganegara mempunyai kesadaran bernegara dan kesadaran berbangsa jika ia mempunyai semangat kenegaraan, ia selalu menempatkan kepentingan Negara diatas segala kepentingan, juga diatas kepantingan golongan dan kepentingan sendiri. Ia merasa bertanggung jawab terhadap keselamatan umum, tunduk dan taat kepada peraturan perundangan Negara (peraturan pemerintah, keputusan presiden, keputusan mentri, UUD 1945 ketetapan MPR,  UU) serta menjalankan kewajibannya terhadap negara Indonesia dengan setia dan jujur.
Berikut ini beberapa contoh hak warga Negara Indonesia: Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan huku
Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau nkri dari serangan musuh. Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku. Sedangkan contoh Kewajiban Warga Negara Indonesia.
  1. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh.
  2. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda).
  3. Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya.
  4. Setiap warga negara berkewajiban taat, tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara Indonesia.
  5. Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik
Kesadaran bernegara dan kesadaran berbangsa merupakan kekuatan pokok bagi pengembangan dan pembangunan Negara menuju kepada suatu Negara yang makmur, material dan spiritual berdasarkan pancasila. Dalam pembentukan kesadaran berbangsa dan bernegara ini perlu ditanamkan sejak dini pada para generasi penerus agar melalui pendidikan baik disekolah maupun dikeluarga agar mereka bisa lebih menghargai bangsa dan negaranya sendiri juga menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme.
Suatu masyarakat Indonesia yang tertib, aman dan tentram serta adil dan makmur berdasarkan pancasila, hanya akan dapat dicapai jika kesadaran berbangsa dan bernegara ini tertanam pada setiap individu dan diterapkan dikehidupan berbangsa dan bernegara. Keseimbangan hak dan kewajiban warga Negara sangat diperlukan, setiap warga Negara tidak hanya menuntut hak yang dimiliki tetapi juga menjalankan kewajibannya sesuai UUd 1945..
Sebagai warga Negara maka ia memiliki hubungan timbal balik yang sederajat dengan negaranya. Dengan memiliki status sebagai warga Negara, maka orang memiliki hubungan hukum dengan Negara. Hubungan itu berwujud status, peran, hak dan kewajiban secara timbal balik. Warga Negara memiliki hak dan kewajiban terhadap Negara begitupun sebaliknya. Harus ada keseimbangan antara dua belah pihak.
Perilaku Warga Negara yang Baik
Beberapa contohperbuatan dan perilaku warga negara yang baik :
Secara Vertikal :
  • Beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Dengan beribadah, kita akan selalu ingat kepada-Nya. Dan hal ini akan membuat kita menjadi lebih dekat dengan Allah Yang Maha Esa.Lebih lanjut...
  • Menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Hal ini akan menghindarkan kita agar tidak terjerumus dalam perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. 
  • Berlaku jujur dalam setiap hal. Setiap perilaku yang dilandasi dengan kejujura akan memberikan hasil yang baik. Selain itu, karena seringya kita berlaku jujur, banyak orang yang akan percaya dengan kita. Berlaku jujur bukan hanya karena ingin memperoleh rasa percaya dari orang lain, tapi yang paling penting adalah berlaku jujur karena kita merasa bahwa Allah selalu berada di dekat kita untuk terus mengawasi setiap perbuatan kita.
Secara Horisontal        :
  • Saling menghormati satu dengan yang lain. Dengan menghormati dan menghargai orang lain, maka orang lain pun akan menghormati dan menghargai diri kita. Hal ini ditujukan agar terjalin hubungan yang baik antar warga negara. 
  • Saling mempercayai satu dengan yang lain untuk meghindari fitnah. Karena apabila terjadi fitnah, bukan hanya orang yang terkena fitnah saja yang merasa dirugikan, namun juga orang yang memfitnah pun akan mengalami hal yang sama. 
  • Melakukan musyawarah dalam setiap penyelesaian masalah. Tidak mengambil keputusan sepihak yang akan merugikan orang lain. Musyawarah mrupakan solusi terbaik agar semua pihak tidak ada yag merasa dirugikan. 
  • Berlaku adil dalam setiap pengambilan keputusan. Apabila terjadi ketimpangan dalam pengambilan keputusan, akan timbul pihak yang merasa dirugikan. Oleh karena itu, keputusan yang dirasa berat sebelah harus dihindari agar tidak terjadi ketimpangan yang akan memicu konflik. 
  • Menaati peraturan perundang-undangan dan hukum yang berlaku di wilayah setempat. Hal ini merupakan wujud dari masyarakat sadar hukum. Dengan adanya kesadaran hukum dari setiap warga negara, akan menciptakan suasanayang aman, tentram dan damai. Karena masyarakat menyadari bahwa setiap perbuatan yang merka lakukan memiliki konsekuensi terhadap hukum. Oleh karena itu, perbuatan melanggar hukum dapat dicegah. 
  • Melaksanakan kewajiban sebagai warga negara seperti membayar pajak dan ikut serta dalam pemilu. Dengan melaksanakan kewajiban sebagai warga negara, ini berarti kita ikut serta dalam membangun bangsa dan negara. 
  • Ikut serta dalam setiap kegiatan masyarakat seperti kerja bakti, dan lain-lain. Dengan seringnya mengikuti kegiatan tersebut, akan meningkatkan kebersamaan dari para anggota masyarakat.
Berikut beberapa contoh perbuatan yang tidak bertaggungjawab beserta dampaknya bagi bangsa dan negara :
  • Menyalahgnakan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dikuasai untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Contohnya adalah tindakan terorisme dan separatisme. Adanya tindakan-tindakan tersebut, akan menyebabkan keresahan di masyarakat dan menciptakan suasana yang tidak aman dan tidak kondusif. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa akibat ulah tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab. 
  • Menyebarkan isu-isu politik untuk menjatuhkan kekuasaan pemeritah. Adaya isu-isu yang belum pasti benar seperti ini, akan menyebabkan kurangnya rasa kepercayaan terhadap pemerintah yang berkuasa. Akibatnya kinerja pemerintah mejadi turun karena tidak adanya dukungan dari rakyat. Hal-hal seperti ini yang dapat menyebabkan lambatnya pembangunan dan laju pertumbuhan ekonomi bangsa. 
  • Korupsi. Merupakan perbuatan yang sangat tidak bertanggungjawab. Karena menyebabkan hilangnya uang kas negara tanpa kegunaan yang jelas. Kini rupsi telah merajalela, baik dari kalangan bawah, bahkan sampai ke tingkat yang paling tinggi.
Berikut adalah hak dan kewajiban warga negara sebagai wujud nasonalisme :
Hak :
  • Hak untuk dipilih dalam pemilu. Hal ini merupakan suatu cara dari seoran warga negara yang ingin menujukkan eksistensinya dalam rangka membangun sebuah negara. Dengan terjun langsung ke dalam sebuah pemerintahan, maka ia dapat menunjukkan upaya-upaya demi memajukan bangsa dan negaranya. 
  • Hak berpendapat. Merupakan cara bagi setiap warga negara untuk memberikan masukan dan megkritisi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah demi menuju masa depan bangsa yang lebih baik. Pendapat ini dapat disampaikan baik secara lisan maupun tulisan dengan tetap megikuti peraturan perundangan yang berlaku. 
  • Hak untuk memperoleh pedidikan dan pengajaran. Untuk mebangun bangsa yang maju, diperlukan ilmu pengetahuan yang cukup. Hal ini berarti harus mencerdaskan bangsa yaitu rakyat. Oleh karena itu, setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran tanpa membedakan status sosial dari warga negara tersebut.
Kewajiban :
  • Setiap warga negara berkewajiban membela bangsa dan negaranya dari ancaman dari dalam maupun luar. Baik yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, maupun yang ingin menghancurkan bangsa dan negaranya. Ini merupakan wujud dari rasa cinta terhadap tanah air. 
  • Setiap warga negara wajib menjaga kestabilan negara. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi konflik yang dapat mengancam stabilitas nasional baik dari sisi pertahanan dan keamanan, ekonomi, dan sosial. 
  • Setiap warga negara berkewajiban ikut serta dalam pemilu. Dengan ikut serta dalam pemilu, setiap warga negara dapat ikut serta dalam menentukan arah bangsa. Dengan memilih peimpin yang berkualitas, dapat membawa perubahan yang akan menciptakan bangsa yang maju peradabannya. 
  • Setiap warga negara wajib menjunjung tinggi ideologi negara. Hal ini dimaksudkan agar negara tersebut tidak kehilangan jati dirinya. Apabila sebuah negara telah kehilangan jati dirinya, maka negara tersebut dapat dikatakan sudah kehilangan arah dan tujuan negara itu yang sesungguhnya.
Dan dalam pembukaan UUD 1945 telah dijelaskan bahwa tercapainya indonesia merdeka karna berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa. Maka dari pada itu kita tidak boleh menyia-nyiakan kemerdekaan yang telah dijaga dan mempertahankannya sebaik-baiknya agar hingga akhir kiamat negeri indonesia tetap dalam kemerdakaan selama-lamanya. Saya telah menyusun bagaimana manusia sebagai Warga Negara Indonesia dapat mengisi kemerdakaan ini agar menjadi Warga Negara yang baik dan indonesia selalu merdeka atas segala penjajahan-penjajahan yang berusaha untuk merusak citra negara Indonesia. Hal itu adalah :
  1. Menghargai jasa para pahlawan dengan cara mendoakannya selalu agar segala perjuangannya dapat terus sampai hingga sampai kapanpun. Semoga Allah senantiasa membimbing kita.
  2. Melestarikan kebudayaan indonesia. Budaya apa saja yang telah diciptakan oleh bangsa Indonesia harus tetap kita jaga dan kita lestarikan, dengan tetap menampilkan seluruh budaya yang ada di setiap kegiatan-kegiatan yang diadakan.
  3. Melestarikan penciptaan yang telah di kreatifkan oleh bangsa indonesia. Kita sebagai warga negara yang baik harus cinta terhadap produk-produk yang dibuat atau diciptakan oleh negara ini sendiri. Karna dengan itulah kita bisa tetap mengisi kemerdekaan Republik Indonesia.
  4. Membuat penciptaan-penciptaan baru terhadap teknologi yang canggih. Banyak pemuda-pemuda yang telah menciptakan hasil karya yang sangat luar biasa.
  5. Menjaga kelestarian wilayah indonesia. Segala kekayaan yang dimiliki indonesia harus kita jaga dengan seutuh-utuhnya. Jangan mau seluruh sumber daya alam kita di habisi secara liar oleh negara lain. Ini yang sekarang sangat ceroboh dari pemerintahan. Indonesia memiliki berbagai banyak sumber daya alam yang melimpah dari sabang dari merauke. Semoga kita bisa terus berjuang menghadapi segala masa penjajahan yang berusaha menyerang indonesia.

Kesimpulan

Dari penulisan diatas mengenai “Menjadi warga Negara yang baik” harus patuh dan disiplin dalam menjalani tatanan pengelolaan negara. Juga warga yang tidak terlalu banyak menimbulkan masalah bagi kehidupan di sekitarnya. Sebagai warga negara yang baik yang cinta akan tanah air dan patuh akan aturan hukum yang berlaku, maka kita mempunyai kewajiban berperan aktif dan ikut serta dalam memajukan suatu negara. Kewajiban Warga Negara Indonesia
Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda). Dalam penulisan tentu masih banyak kekurangan oleh karena itu penulis berharap kritik dan saran kepada para pembaca.






Daftar Pustaka

HomeHikmahKetua UmumMenjadi Warga Negara yang Baik


https://ahmadfarizqo.wordpress.com/2014/04/15/warga-negara-yang-baik/
Cahyono, Bambang Yudi. 1995. Kristal-kristal Ilmu Bahasa. Surabaya: Airlangga University Press.
GBHN, Ketetapan MPR RI No. II/MPR 1988, Jakarta, Armas Duta Jaya.
Kridalaksana, Harimurti. 1982. Fungsi Bahasa dan Sikap Bahasa. Ende Flores: Nusa Indah.
Nababan, P.W.J. 1986. Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta: PT Gramedia.
Pateda, mansyur. 1987. Sosiolinguistik. Bandung: Angkasa.
Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Kamus Pelajar Sekolah Lajutan Tingkat Pertama. Jakarta: Pusat Bahasa.
Sumarsono dan Paina Partana. 2002. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wijana, I Dewa Outu, dan Muhammad Rohmadi. 2006. Sosiolinguistik: kajian Teori dan Analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar