MENJADI WARGA NEGARA YANG BAIK
Makalah ini
Diajukan untuk Memenuhi tugas mata kuliah Kewiraan
Oleh
Sri Rahayu
241.15.05265
BM 3
Dosen Pembimbing
Bpk.
M. Rifai Susanto, SE, MM
JURUSAN
MANAGAMANT BISNIS
STIE
GICI BUSSINES SCHOOL JAKARTA
2016
Kata Pengantar
Puji
syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah
yang berjudul “Menjadi warga Negara yang baik”. Atas dukungan moral dan materi
yang di berikan dalam penyusunan makalah ini. Maka penulis mengucapkan banyak
terima kasih kepada:
1.
Bapak Rifai Susanto, SE, MM.
selaku guru pembimbing kami, yang memberikan kesempatan untuk membuat dan
menggunakan blogger.
2.
Orang Tua yang banyak memberikan
materi pendukung, masukan bimbingan kepada penulis, untuk menyelesaikan makalah
ini.
Penulis menyadari bahwa makalah
ini belum sempurna. Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun dari rekan
– rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.
Latar
Belakang
Menjadi warga negara yang baik
adalah mimpi dan harapan setiap penduduk di Indonesia. Warga negara yang baik
adalah warga negara yang tertib, patuh dan disiplin dalam menjalani tatanan
pengelolaan negara. Juga warga yang tidak terlalu banyak menimbulkan masalah
bagi kehidupan di sekitarnya. Namun, untuk menjadi seorang warga negara yang
baik ternyata tidak semudah sebagaimana yang diharapkan sebelumnya. Para
mubaligh, ulama dan pemuka agama menyebutkan, sebagaimana tertulis dalam Kitab
Suci, bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Jika kita ingin menjadi warga
negara yang baik, logikanya adalah kita juga harus menjaga lingkungan kita
bersih dan nyaman. Selain menjadi warga negara yang baik, secara otomatis kita
juga menjalankan ibadah dengan baik pula. Pada kenyataannya kita dihadapkan
pada permasalahan yang berat. Sampah berserakan di mana-mana. Limbah pabrik
dibuang seenaknya. Sungai selalu dipenuhi oleh sampah. Niatan kita untuk
menjadi warga negara yang baik, sulit sekali terwujud jika apa yang terjadi
sungguh diluar kemampuan kita untuk membenahinya. Sudah satu poin kenyataan
bahwa menjadi warga negara yang baik adalah sangat berat. Dalam ruang tunggu
kantor pajak pratama, ditulis besar-besar kalimat " ORANG BIJAK, TAAT
PAJAK". Jika kita taat dalam membayar pajak, selain bisa disebut sebagai
orang bijak, kita juga termasuk sebagai warga negara yang baik. Namun,
keikhlasan dan niat untuk menjadi warga negara yang baik dengan cara taat
membayar pajak, baik itu pajak bumi & bangunan, pajak kendaraan bermotor,
pajak penghasilan maupun pajak-pajak lainnya, ternyata ternodai oleh rasa
pesimis yang besar. Pajak yang semestinya untuk pembangunan infrastruktur dan
pemberdayaan masyarakat, ternyata dikorupsi alias dikemplang alias digelapkan
oleh pejabat di lingkungan pajak. Mengantri, atau tertib sesuai prosedur dalam
sebuah layanan umum adalah salah satu ciri warga negara yang baik. Namun,
mengantri adalah juga sebuah pekerjaan yang melelahkan. Buktinya adalah, ada
sebagian warga yang rela mengeluarkan uang ekstra demi setiap urusannya selesai
terlebih dahulu dengan mengorbankan warga lain yang rela antri dengan tertib.
Hal ini sebenarnya bisa dicegah jika petugas yang menangani urusan tersebut
tegas menolak uang ekstra dan meminta warga nakal tersebut masuk ke antrian.
Pada kenyataannya, justru para petugas tersebut yang memberikan peluang. Pada
akhirnya, hanya warga negara yang baiklah yang harus mengalah, meski dengan
berat hati.
Berikut ini Definisi Negara Menurut para Ahli Indonesia dan
tokoh luar yang terkenal
Pengertian Negara Menurut Prof. Miriam Budihardjo
Negara adalah organisasi yang dalam sesuatu wilayah dapat
memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan lainnya
dan yang dapat menetapkan tujuan-tujuan dari kehidupan itu.
Pengertian Negara Menurut Prof. Nasroen
Negara adalah suatu bentuk pergaulan hidup. Oleh sebab itu,
harus ditinjau secara sosiologis agar dapat dijelaskan dan dipahami.
Pengertian Negara Menurut Prof. Mr. Soenarko
Negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah
tertentu, dengan kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai kedaulatan.
Pengertian Negara Menurut Prof. Dr. Djokosoetono, SH.
Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia
yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama
Pengertian Negara Menurut Prof. Farid S.
Negara adalah suatu wilayah merdeka yang mendapat pengakuan
negara lain serta memiliki kedaulatan.
Pengertian Negara Menurut G. Pringgodigdo, SH.
Negara adalah suatu organisasi kekuasaan atau organisasi
kewibawaan yang harus memenuhi persyaratan unsur – unsur tertentu.
Pengertian Negara Menurut Dr. Wiryono Projodikoro, SH.
Negara adalah suatu organisasi di atas kelompok atau
beberapa kelompok manusia yang bersama – sama mendiami suatu wilayah (teritori)
tertentu, dengan mengakui adanya suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib
dan keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia tadi.
Arti Warga
Negara
Pandangan setiap warga Negara
tentang makna dari warga Negara hampir sama. Kedudukan setiap warga Negara
dalam tata kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan serta hukum mempunyai
kedudukan yang sama seperti yang tercantum dalam pasal 27 UUD 1945. Namun yang
menjadi suatu pertanyaan, apakah orang yang berada disuatu Negara dikatakan
warga Negara?, ternyata tidak. Yang dimaksudkan dengan warga Negara adalah
rakyat yang menetap di suatu wilayah dan rakyat tertentu dalam hubungannya
dengan Negara. Dalam hubungan antara warganegara dan Negara, warga Negara
mempunyai kewajiban-kewajiban terhadap Negara dan sebaliknya warga Negara juga
mempunyai hak-hak yang harus diberikan dan dilindung oleh Negara. Timbulnya
warga Negara terjadi secara alami dan yuridis dan dikenal dengan 3 asas:
Pertama, Ius Sangunius: adalah asas keturunan atau hubungan darah, artinya
bahwa kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh orang tuanya. Kedua, Ius Soli:
adalah asas daerah kelahiran, artinya asas bahwa status kewarganegaraan
seseorang ditentukan oleh tempat kelahirannya. Ketiga, Naturalisasi: adalah
kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh hukum atas dasar keinginannya
sendiri. Contoh: pindah warga Negara. Dari ketiga asas diatas mempunyai
landasan bagi setiap rakyat untuk menentukan warga negaranya sesuai
keinginannya masing-masing. Dari sini dapat kita lihat bahwa ada kebebasan
untuk menentukan warga negaranya. Selain dari pada itu pemindahan atau
penentuan warga Negara harus mengikuti norma-norma yang berlaku dan mempunyai
dasar yang kuat baik secara yuridis maupun sosiologis.
Membantu Masyarakat
- Berpendidikan tinggi
Salah satu hal terbaik yang bisa
Anda lakukan untuk membantu masyarakat Anda adalah mendapatkan pendidikan yang
baik. Ketika Anda terdidik, Anda bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan bisa
memberikan kontribusi yang lebih besar kepada ekonomi pada masyarakat. Anda
juga akan mendapat wawasan dan bisa membuat keputusan dengan baik ketika
nantinya akan memilih pemimpin. Belajarlah dengan baik di sekolah, dapatkan
nilai yang bagus, dan cobalah untuk masuk universitas.
- Bekerja
keras
Bekerja
keras penting untuk menjadi warga yang baik, terlepas dari apa pekerjaan Anda.
Ketika Anda bekerja keras, Anda memberikan pelayanan yang bagus untuk orang
lain dan juga mendapatkan uang, dan keduanya berkontribusi meningkatkan kondisi
ekonomi di lingkungan Anda. Jika Anda
masih menganggur, mintalah bantuan orang lain untuk mencari pekerjaan atau
carilah pekerjaan di internet. Di luar sana ada banyak lowongan yang bisa Anda
ambil.
- Ikuti
berita terkini
Bacalah
berita dan dapatkan informasi penuh mengenai hal-hal yang berpengaruh bagi
Anda, lingkungan Anda, dan juga negara Anda. Memahami berita sepenuhnya adalah
inti dari langkah ini: dengarkan penndapat kedua belah pihak, dan cobalah untuk
tidak memihak. Sebagian besar masalah yang diberitakan cukup rumit dan tidak
dapat dipandang secara sederhana dalam hitam dan putih.
Cobalah
untuk terlibat dalam tahap perencanaan juga. Misalnya di lingkungan Anda akan
dibangun sebuah bangunan untuk berbisnis seperti minimarket. Cari tahu manfaat
apa yang akan ditawarkan bisnis tersebut kepada masyarakat setempat, baik dari
segi lingkungan, sosial, kesehatan, dan ekonomi. Jika Anda punya pendapat, Anda
bisa menyampaikannya ke kepala daerah setempat.
- Bagikan
rezeki Anda
Ketika Anda
cukup sukses dan punya waktu, uang, dan materi yang lebih, berikanlah sebagian
ke masyarakat sekitar untuk masyarakat yang lebih baik. Ada banyak cara untuk
melakukan ini.
Menjadi
sukarelawan dalam kegiatan kemasyarakatan. Jika Anda punya waktu dan tenaga,
gunakanlah waktu tersebut untuk mengatur atau ikut sebuah gotong royong bersama
dengan masyarakat lain, atau kegiatan sosial lainnya yang melibatkan banyak
orang. Membantu tunawisma. Anda bisa
menjadi sukarelawan di dapur umum atau panti sosial untuk membantu para
tunawisma tetap aman dan sehat. Bersedekah.
Jika Anda punya uang dan materi yang berlebih, sumbangkanlah kepada mereka yang
membutuhkan seperti panti atau warga kurang mampu yang Anda kenal. Pastikan
bahwa orang yang menerimanya memang membutuhkan dan tidak akan menyalahgunakan
sedekah Anda.
- Donorkan
darah Anda
Darah dan
plasma darah adalah cairan dalam tubuh yang penting untuk menyelamatkan nyawa
ribuan orang tiap harinya. Karena sering digunakan, pasokan darah ini
seringkali habis atau kekurangan. Jadi, alangkah baiknya jika Anda mau
mendonasikan darah Anda, apalagi jika golongan darah Anda adalah yang cukup
langka, karena dengan mendonasikannya Anda bisa menyelamatkan seseorang yang
benar-benar membutuhkan.
Mendonasikan
darah dan plasma darah akan semakin penting di masa terjadinya bencana alam,
karena ada banyak orang yang harus dirawat dan kebutuhan pasokan darah otomatis
akan semakin tinggi.
- Ikuti
latihan situasi darurat
Pelajarilah
cara memberi nafas buatan dan pertolongan pertama, serta ikut dalam simulasi
bencana alam untuk tahu cara bersiaga dan evakuasi ketika terjadi bencana
sebenarnya dan membantu yang lain untuk menyelamatkan diri. Lakukan simulasi
secara rutin paling tidak setahun sekali untuk mengingat kembali tata caranya.
- Ciptakan
lapangan pekerjaan
Buatlah
lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar. Tidak harus dari bisnis atau
usaha. Meminta orang mengerjakan tugas sederhana dan membayarnya dengan layak
sudah cukup. Dengan memberikan kesempatan bekerja, Anda bisa mengurangi angka
pengangguran dan memperbaiki ekonomi masyarakat.
Mintalah
warga tidak mampu yang ada di sekitar Anda untuk membantu Anda mengerjakan
pekerjaan rumah yang cukup berat seperti membersihkan atap atau menebang
ranting pohon yang sudah terlalu lebat. Selain pekerjaan Anda diringankan, Anda
juga akhirnya membantu orang yang membutuhkan.
- Jaga
kesehatan Anda
Jagalah
kondisi tubuh Anda agar tetap sehat. Karena ketika Anda sakit, selain
merepotkan orang lain karena mereka harus mengurus Anda, Anda sendiri juga pada
akhirnya menghabiskan waktu tidak memberikan kontribusi apa-apa kepada
masyarakat. Olahraga, makan makanan yang sehat dan seimbang, dan jagalah
kebersihan tubuh dan sekitar. Kami menyediakan
banyak panduan berolahraga di situs web Wikihow. Dengan banyaknya vaksin baru yang dapat mencegah penyakit
usia dini, mungkin akan bermanfaat jika Anda juga melakukan vaksinasi. Bukan
untuk mengurangi risiko Anda sebagai orang dewasa, tetapi untuk melindungi
anak-anak yang belum divaksinasi di sekitar Anda.
- Berikan suara Anda dalam pemilu
Hal
terpenting yang harus Anda lakukan sebagai warga adalah untuk memberikan suara
dalam pemilu. Anda memang bisa menjadi tidak tertarik dan mengabaikannya begitu
saja atau hanya menyumbangkan suara pada pemilu presiden. Tapi, semua pemilu
yang memerlukan suara Anda sangatlah penting. Jangan sampai Anda mendapat
pemimpin yang tidak Anda inginkan dan mengeluh tapi Anda sendiri tidak ikut
menyumbangkan suara.
Berikan juga
suara Anda di pemilu daerah, karena pemimpin daerahlah yang mengurus tatanan
daerah atau kota Anda secara spesifik mulai dari transportasi sampai lapangan
kerja.
- Taati hukum
Anda tidak
harus menjadi polisi untuk membantu menegakkan hukum. Cukup cegahlah
pelanggaran yang Anda lihat, dan jangan lakukan tindakan yang melanggar hukum.
- Laporkan masalah yang terjadi di sekitar Anda ke
pemerintah daerah
Pemerintah
Anda tidak akan bisa melihat segala masalah sampai sangat detil, dan di situlah
peran Anda sebagai masyarakat dalam mengawasi kondisi sekitar Anda. Laporkanlah
segala masalah yang Anda temui di sekitar Anda dan bisa diperbaiki oleh
pemerintah mulai fasilitas kota yang rusak sampai badan pemerintah yang korup. Jika Anda tidak tahu
cara untuk menghubungi pemerintah daerah Anda, cobalah kunjungi situs web
resminya untuk mengetahui caranya.
- Berpartisipasi aktif dalam pemilu
Saat pemilu,
dibutuhkan banyak bantuan dari warga untuk memastikan bahwa setiap suara yang
masuk dapat dihitung. Anda bisa mendaftar untuk menjadi sukarelawan di komisi
pemilihan umum, atau partai yang Anda pilih dan membantu perhitungan suara,
serta mengisi posisi pendukung lainnya.
- Ajak orang lain untuk ikut terlibat
Membuat diri
Anda ikut terlibat dan berpatrisipasi pada kegiatan di atas mungkin bisa
dilakukan dengan mudah. Cobalah untuk mengajak orang lain untuk melakukan hal
yang sama seperti Anda, karena partisipasi tiap orang dalam masyarakat
sangatlah penting.
Menjaga Masa
Depan Kota Anda
- Buanglah sampah pada tempatnya
Ini adalah
himbauan yang sering kita jumpai, namun masih sering diabaikan oleh orang
banyak. Membuang sampah pada tempatnya akan membuat sekitar Anda menjadi lebih
bersih, sehat, dan enak dilihat. Pisahkan
sampah organik dan non-organik. Siapkan tempat sampah terpisah untuk keduanya.
Akan lebih baik lagi jika Anda bisa atau tahu tempat
untuk mendaur ulang sampah untuk mengurangi tempat pembuangan akhir.
- Buat sampah organik menjadi kompos
Sampah
organik seperti makanan bisa dijadikan pupuk kompos dan bisa membantu
mengurangi jumlah sampah. Carilah tempat yang membuat kompos, atau jika Anda
bisa, buatlah sendiri. Sampah yang bisa Anda jadikan kompos antara lain sisa
makanan dan bahan makanan, serta kertas putih. Jika
Anda ingin melakukannya sendiri tapi tidak tahu caranya, carilah cara membuat
kompos di internet. Kompos yang Anda buat
bisa Anda gunakan untuk tanaman di rumah Anda, atau dijual ke orang lain. Yang
manapun, sampah yang ada di rumah Anda pada akhirnya bisa diubah menjadi
sesuatu yang bermanfaat.
- Bersihkan lingkungan sekitar
Tidak
membuang sampah sembarangan memang mudah. Tetapi, jika Anda ingin berkontribusi
lebih, bantulah membersihkan lingkungan Anda dengan memungut sampah yang
dibuang secara sembarangan dan membuangnya pada tempatnya. Seperti yang sudah
dijelaskan pada langkah sebelumnya, Anda bahkan bisa mengadakan gotong royong
secara berkala untuk menjaga kebersihan sekitar, atau ikut komunitas pecinta
kebersihan yang ada di dekat Anda.
- Perhatikan tempat dan cara Anda membersihkan mobil
Perhatikan
sabun apa yang Anda pakai. Jangan sampai sabun yang Anda gunakan mengandung zat
yang berbahaya. Perhatikanlah sabun yang Anda gunakan sebelum membeli dan
menggunakannya. Dan jagalah kebersihan mobil Anda agar tidak terlalu sering
dicuci. Pastikan Anda mencuci mobil di tempat yang memiliki tempat pembuangan
air, atau paling tidak di atas tanah agar airnya terserap. Jika memungkinkan, hematlah penggunaan air bersih untuk
membersihkan mobil, atau gunakan produk yang tidak mengharuskan Anda
menggunakan air.
- Belilah produk local
Paling
tidak, belilah bahan makanan Anda dari hasil produsen lokal, karena itu secara
tidak langsung akan mensejahterakan para petani. Lagipula, bahan makanan yang
seperti itu cenderung lebih segar sehingga enak ketika dimasak. Bahan makanan yang dijual di pasar umumnya adalah bahan yang
baru dipetik dan biasanya juga dijual dengan harga lebih murah. Beberapa orang masih beranggapan bahwa produk buatan lokal
punya kualitas yang buruk. Padahal, banyak juga merek terkenal yang sebenarnya
buatan Indonesia.
- Hemat air
Bagi
beberapa orang, air bersih adalah kebutuhan yang sulit didapat. Jadi, jangan
boros dan gunakan air bersih seperlunya karena di tempat lain ada orang yang
membutuhkannya. Jangan mandi terlalu lama atau menggunakan terlalu banyak
air. Matikan keran jika tidak digunakan. Jika
Anda punya kolam renang, janga terlalu sering mengganti airnya jika memang
tidak perlu.
- Hemat listrik
Saat ini di
beberapa daerah sudah sangat sering terjadi pemadaman. Sembari perusahaan
listrik negara berusaha untuk meningkatkan dayanya, kita sebagai pengguna juga
sebaiknya lebih berhemat ketika menggunakan listrik. Matikan lampu di siang hari
dan elektronik lain ketika tidak digunakan. Jika
Anda menggunakan laptop, cabutlah listriknya jika baterainya penuh.
- Gunakan transportasi umum
Berhentilah
mengendarai mobil pribadi dan beralihlah ke transportasi umum. Dengan demikian,
Anda tidak hanya membantu menyelamatkan Bumi dari polusi, tetapi juga mendukung
mendanai transportasi umum, yang merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat
menengah ke bawah (yang sering kali tidak memiliki mobil pribadi).
Contoh
Sikap Moral Warga Negara yang Baik
Mengamalkan
sikap moral marilah kita perhatikan contoh berikut ini:
- Dalam Lingkungan
KeluargaPelaksanaan hak asasi dalam keluarga dapat dilakukan dalam bentuk
kegiatanseperti berikut:
a. Berbicara dengan kata-kata yang baik
untuk menghormati Ibu, Bapak danSaudara yang lebih tua.
b. Menjaga nama baik keluarga.
c. Mengakui dan menghormati pendapat
orang tua atau kakak, sebaliknyaorangtua juga harus berlapang dada mendengarkan
pendapat anaknya.
d. Memperlakukan pembantu rumah tangga
sesuai dengan hak dankewajibannya.
- Dalam Lingkungan Sekolah.
a. Mematuhi tata tertib yang berlaku.
b. Setiap warga sekolah harus saling
menghormati dan menghargai sertabertanggung jawab terhadap sekolah.
- Di Lingkungan Masyarakat,
Bangsa dan Negara
a. Rela berkorban demi kepentingan
umum.
b. Pemerintah mau mengganti rugi sesuai
dengan ketentuan.
c. Mengakui dan menghargai pendapat
bersama yang dirumuskan dandisetujui dalam musyawarah.
d. Mengakui dan menghargai keberhasilan
yang dicapai orang lain.
Berikut
Cara Supaya anda jadi Warga Negara Yang Baik:
- Tingkatkan Iman Dan Taqwa
kepada Allah SWT.
Kalain seorang yang beraga Islam,
jika iya dengan meningkatkan Iman dan Taqwa ini kamu akan sadar dan tidak akan
berani melakukan tindakan kejahatan.
- Carilah Ilmu Sampai Akhir
Hayat.
Wajib hukumnya mencari Ilmu, dengan
Ilmu yang Luas kamu akan tahu sikap yang baik dan mana yang salah, dan orang
yang luas ilmunya akan berpikir dua kali untuk melakukan tindakan kejahatan
yang merusak negara, dan dia akan berpikir bagaimana cara menjadi warga negara
yang baik.
- Selalu ingat Pada Keluarga,
Tuhan, Teman-teman dan Kematian.
Jika anda mau berbuat kejahatan
ingatlah orang-orang disekelilingmu, terutama Ingat bahwa setiap tindakan ada
yang melihat Tuhan Yang Maha Esa, Maha Melihat,dan ingat seandainya hidup anda
tinggal beberapa jam saja, maka anda akan menghindari sikap tidak baik.
- Senantiasa menerima Peraturan
dan Ketentuan dari Pemerintah.
Apa anda menerima setiap peraturan
dan ketentuan dari pemerintah, jika iya maka anda akan akan melaksanakan Hukum
yang berlaku, tapi sebaliknya anda akan bersikap Anarkis yang merusak negara,
jika ada sesuatu hal yang bersangkutan dengan negara dan hal itu tidak baik,
jangan salahkan Pemerintah, Pemerintah sebenarnya berusaha membuat Negara nya
Maju, dan jangan anggap mudah kedudukan Pemrintah itu.
- Jalani Peraturan Yang Berlaku
dengan Senang Hati.
Laksanakan Hukum yang berlaku dengan
senang hati dan ikhlas menjalankan nya demi kemajuan bangsa dan negara.
Jangan Berharap Apa Yang Akan di Berikan Negara Kepada Kamu,
Tapi Apa Yang Kamu Lakukan Demi Negara Kamu.
Sekian Penjelasan dari saya semoga anda bisa menjadi warga
negara yang baik dan berguna bagi diri sendiri, orang lain dan bangsa anda
sendiri.
Sebelum Pamit saya punya pertanyaan Bagi Anda, dan
Anda Hanya Perlu Menjawab nya dengan Hati anda :
"Sejak Kapan Anda Jadi Sampah?
BUKTIKAN BAHWA ANDA ADALAH WARGA NEGARA YANG TAAT PADA HUKUM
DAN NEGARA ANDA SENDIRI.
KEWAJIBAN SEBAGAI WARGA NEGARA INDONESIA
Sebagai warga negara yang baik yang cinta akan tanah air dan
patuh akan aturan hukum yang berlaku, maka kita mempunyai kewajiban berperan
aktif dan ikut serta dalam memajukan suatu negara.
Contoh
sederhana kewajiban sebagai warga negara Indonesia yang baik adalah:
a.
Wajib membela negara
Seperti
yang sudah dibahas dalam tulisan sebelumnya, kewajiban setiap orang untuk
membela suatu negaranya sendiri adalah wajib. Dimana setiap warga negara harus
ikut dan berperan aktif jika suatu hari terdapat kejanggalan-kejanggalan yang
sifatnya internal maupun eksternal yang memang sudah terbukti jika ada suatu
peraturan yang merugikan masyarakat bahkan negara maka kita diwajibkan membela
dan membenarkan yang benar atas kesalahan tersebut.
b.
Wajib membayar pajak dan retribusi
Membayar
pajak dan retribusi adalah suatu kewajiban yang penting dalam memajukan suatu
anggaran negara. Setiap warga negara diharuskan membayar pajak dan retribusi
dengan tepat waktu agar bisa terciptanya kedisiplinan sosial yang tentunya akan
berdampak baik badi dirinya sendiri.
c.
Wajib mentaati peraturan dan hukum yang berlaku
Setiap
warga negara diwajibkan mentaati hukum dan peraturan yang berlaku, agar bisa
terciptanya keamanan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa
dan bernegara.
d.
Wajib memberikan masukan dan kritikan terhadap jalannya pemerintahan
Setiap
warga negara harus ikut berperan dalam jalannya pemerintahan, walaupun warga
negara itu sendiri bukanlah aparat pemerintah. Tapi dengan masukan dan kritikan
yang membangun diberikan kepada pemerintah tentunya kita berharap akan adanya
perubahan dimasa sekarang dan akan berdampak baik akan perubahan tersebut
dimasa yang akan datang.
e.
Wajib ikut serta dalam pembangunan negara
Setiap
warga negara wajib berperan serta dalam pembangunan, apapun bidangnya baik
ekonomi, sosial, politik dan budaya sekalipun setiap orang harus ikut andil
agar bangsa kita bisa berkembang dan maju kearah yang lebih baik lagi.
Kriteria warga negara yang baik (
Good citizens)
Warga Negara yang baik kaitannya dengan UUD serta hak dan
kewajiban warga Negara Dalam suatu Negara yang merdeka dan berdaulat, seperti
NKRI, orang – orang yang berada diwilayah suatu Negara dapat dibagi atas
penduduk dan bukan penduduk. Penduduk dapat pula dibagi menjadi 2 yaitu:
Penduduk
warga Negara Penduduk bukan warga Negara yang disebut orang asing. Dalam UUD
1945 pasal 26 dinyatakan bahwa yang menjadi warga Negara adalah orang-orang
bangsa Indonesia asli dan orang bangsa lain yang disahkan oleh undang-undang
sebagai warganegara sedangkan syarat-syarat yang mengenai kewarganegaraan RI
ditetapkan oleh UU. Adapun UU kewarganegaraan RI adalah UU no. 62 tahun 1958. Selanjutnya
dalam pasal 27 ayat 1 UUD 1945 ditetapkan bahwa segala warga Negara sama
kedudukannya didalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan
pemerintahan tanpa ada pengecualian.
Bukan warga Negara yaitu orang yang berada disuatu Negara
tetapi secara hukum tidak menjadi anggota Negara yang bersangkutan, namun
tunduk pada pemerintahan dimana mereka berada. Contoh : kontraktor, duta besar,
konsuler. Sedangkan penjelasan umum UU no 62 tahun 1958 yang dimaksud dengan
kewarganegaraan adalah segala jenis hubungan antara seseorang dan Negara yang
mengakibatkan adanya kewajiban Negara itu untuk melindungi orang yang
bersangkutan.
Hak , kewajiban dan tanggung jawab warganegara Indonesia Setiap warga Negara RI memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpa terkecuali. Persamaan antara manusia selalu dijunjung tinggi untuk menghindari berbagai kecemburuan sosial yang dapat memicu berbagai permasalahan dikemudian hari.
Hak , kewajiban dan tanggung jawab warganegara Indonesia Setiap warga Negara RI memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpa terkecuali. Persamaan antara manusia selalu dijunjung tinggi untuk menghindari berbagai kecemburuan sosial yang dapat memicu berbagai permasalahan dikemudian hari.
Warga Negara yang baik sudah sewajarnya melaksanakan hak dan
kewajibannya terhadap hukum, Negara dan pemerintah. Selain itu setiap warganegara
Indonesia harus turut bertanggung jawab atas kemajuan dan kemunduran Negara dan
bangsanya. Untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat Indonesia, hendaknya
tidak seorangpun warga negaranya boleh menghindarkan diri dari kewajiban dan
tanggung jawab. Rasa bertanggung jawab tidak akan dapat meresap dalam sanubari
apabila pada diri kita tidak ada kesadaran bahwa kita adalah warga organisasi
masyarakat yang bernama NKRI. Dan kesadaran bernegara itu akan hidup dinamis,
jika kesadaran bahwa kita adalah anggota dari suatu kesatuan dan persatuan
manusia yang disebut bangsa Indonesia.
Seorang warganegara mempunyai kesadaran bernegara dan
kesadaran berbangsa jika ia mempunyai semangat kenegaraan, ia selalu
menempatkan kepentingan Negara diatas segala kepentingan, juga diatas
kepantingan golongan dan kepentingan sendiri. Ia merasa bertanggung jawab
terhadap keselamatan umum, tunduk dan taat kepada peraturan perundangan Negara
(peraturan pemerintah, keputusan presiden, keputusan mentri, UUD 1945 ketetapan
MPR, UU) serta menjalankan kewajibannya terhadap negara Indonesia dengan
setia dan jujur.
Berikut
ini beberapa contoh hak warga Negara Indonesia: Setiap warga negara berhak mendapatkan
perlindungan huku
Setiap
warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak Setiap warga
negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan. Setiap
warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan
masing-masing yang dipercayai Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan
dan pengajaran Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara
kesatuan Indonesia atau nkri dari serangan musuh. Setiap warga negara memiliki
hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara
lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku. Sedangkan contoh Kewajiban
Warga Negara Indonesia.
- Setiap warga negara memiliki
kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan
negara indonesia dari serangan musuh.
- Setiap warga negara wajib
membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan
pemerintah daerah (pemda).
- Setiap warga negara wajib
mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan
tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya.
- Setiap warga negara
berkewajiban taat, tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di
wilayah negara Indonesia.
- Setiap warga negara wajib turut
serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa
berkembang dan maju ke arah yang lebih baik
Kesadaran bernegara dan kesadaran berbangsa merupakan
kekuatan pokok bagi pengembangan dan pembangunan Negara menuju kepada suatu
Negara yang makmur, material dan spiritual berdasarkan pancasila. Dalam
pembentukan kesadaran berbangsa dan bernegara ini perlu ditanamkan sejak dini
pada para generasi penerus agar melalui pendidikan baik disekolah maupun
dikeluarga agar mereka bisa lebih menghargai bangsa dan negaranya sendiri juga
menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme.
Suatu masyarakat Indonesia yang tertib, aman dan tentram
serta adil dan makmur berdasarkan pancasila, hanya akan dapat dicapai jika
kesadaran berbangsa dan bernegara ini tertanam pada setiap individu dan
diterapkan dikehidupan berbangsa dan bernegara. Keseimbangan hak dan kewajiban
warga Negara sangat diperlukan, setiap warga Negara tidak hanya menuntut hak
yang dimiliki tetapi juga menjalankan kewajibannya sesuai UUd 1945..
Sebagai warga Negara maka ia memiliki hubungan timbal balik
yang sederajat dengan negaranya. Dengan memiliki status sebagai warga Negara,
maka orang memiliki hubungan hukum dengan Negara. Hubungan itu berwujud status,
peran, hak dan kewajiban secara timbal balik. Warga Negara memiliki hak dan
kewajiban terhadap Negara begitupun sebaliknya. Harus ada keseimbangan antara
dua belah pihak.
Perilaku Warga Negara yang Baik
Beberapa
contohperbuatan dan perilaku warga negara yang baik :
Secara
Vertikal :
- Beribadah
sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Dengan beribadah, kita
akan selalu ingat kepada-Nya. Dan hal ini akan membuat kita menjadi lebih
dekat dengan Allah Yang Maha Esa.Lebih lanjut...
- Menjalankan
perintah dan menjauhi larangan-Nya. Hal ini akan menghindarkan kita agar
tidak terjerumus dalam perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan diri
sendiri dan orang lain.
- Berlaku
jujur dalam setiap hal. Setiap perilaku yang dilandasi dengan kejujura
akan memberikan hasil yang baik. Selain itu, karena seringya kita berlaku
jujur, banyak orang yang akan percaya dengan kita. Berlaku jujur bukan
hanya karena ingin memperoleh rasa percaya dari orang lain, tapi yang
paling penting adalah berlaku jujur karena kita merasa bahwa Allah selalu
berada di dekat kita untuk terus mengawasi setiap perbuatan kita.
Secara
Horisontal :
- Saling
menghormati satu dengan yang lain. Dengan menghormati dan menghargai orang
lain, maka orang lain pun akan menghormati dan menghargai diri kita. Hal
ini ditujukan agar terjalin hubungan yang baik antar warga negara.
- Saling
mempercayai satu dengan yang lain untuk meghindari fitnah. Karena apabila
terjadi fitnah, bukan hanya orang yang terkena fitnah saja yang merasa
dirugikan, namun juga orang yang memfitnah pun akan mengalami hal yang
sama.
- Melakukan
musyawarah dalam setiap penyelesaian masalah. Tidak mengambil keputusan
sepihak yang akan merugikan orang lain. Musyawarah mrupakan solusi terbaik
agar semua pihak tidak ada yag merasa dirugikan.
- Berlaku
adil dalam setiap pengambilan keputusan. Apabila terjadi ketimpangan dalam
pengambilan keputusan, akan timbul pihak yang merasa dirugikan. Oleh
karena itu, keputusan yang dirasa berat sebelah harus dihindari agar tidak
terjadi ketimpangan yang akan memicu konflik.
- Menaati
peraturan perundang-undangan dan hukum yang berlaku di wilayah setempat.
Hal ini merupakan wujud dari masyarakat sadar hukum. Dengan adanya
kesadaran hukum dari setiap warga negara, akan menciptakan suasanayang
aman, tentram dan damai. Karena masyarakat menyadari bahwa setiap
perbuatan yang merka lakukan memiliki konsekuensi terhadap hukum. Oleh
karena itu, perbuatan melanggar hukum dapat dicegah.
- Melaksanakan
kewajiban sebagai warga negara seperti membayar pajak dan ikut serta dalam
pemilu. Dengan melaksanakan kewajiban sebagai warga negara, ini berarti
kita ikut serta dalam membangun bangsa dan negara.
- Ikut
serta dalam setiap kegiatan masyarakat seperti kerja bakti, dan lain-lain.
Dengan seringnya mengikuti kegiatan tersebut, akan meningkatkan
kebersamaan dari para anggota masyarakat.
Berikut
beberapa contoh perbuatan yang tidak bertaggungjawab beserta dampaknya bagi
bangsa dan negara :
- Menyalahgnakan
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dikuasai untuk memecah belah persatuan
dan kesatuan bangsa. Contohnya adalah tindakan terorisme dan separatisme.
Adanya tindakan-tindakan tersebut, akan menyebabkan keresahan di
masyarakat dan menciptakan suasana yang tidak aman dan tidak kondusif. Hal
ini dapat menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa akibat ulah
tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab.
- Menyebarkan
isu-isu politik untuk menjatuhkan kekuasaan pemeritah. Adaya isu-isu yang
belum pasti benar seperti ini, akan menyebabkan kurangnya rasa kepercayaan
terhadap pemerintah yang berkuasa. Akibatnya kinerja pemerintah mejadi
turun karena tidak adanya dukungan dari rakyat. Hal-hal seperti ini yang
dapat menyebabkan lambatnya pembangunan dan laju pertumbuhan ekonomi
bangsa.
- Korupsi.
Merupakan perbuatan yang sangat tidak bertanggungjawab. Karena menyebabkan
hilangnya uang kas negara tanpa kegunaan yang jelas. Kini rupsi telah
merajalela, baik dari kalangan bawah, bahkan sampai ke tingkat yang paling
tinggi.
Berikut
adalah hak dan kewajiban warga negara sebagai wujud nasonalisme :
Hak
:
- Hak
untuk dipilih dalam pemilu. Hal ini merupakan suatu cara dari seoran warga
negara yang ingin menujukkan eksistensinya dalam rangka membangun sebuah
negara. Dengan terjun langsung ke dalam sebuah pemerintahan, maka ia dapat
menunjukkan upaya-upaya demi memajukan bangsa dan negaranya.
- Hak
berpendapat. Merupakan cara bagi setiap warga negara untuk memberikan
masukan dan megkritisi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh
pemerintah demi menuju masa depan bangsa yang lebih baik. Pendapat ini
dapat disampaikan baik secara lisan maupun tulisan dengan tetap megikuti
peraturan perundangan yang berlaku.
- Hak
untuk memperoleh pedidikan dan pengajaran. Untuk mebangun bangsa yang
maju, diperlukan ilmu pengetahuan yang cukup. Hal ini berarti harus
mencerdaskan bangsa yaitu rakyat. Oleh karena itu, setiap warga negara
berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran tanpa membedakan status sosial
dari warga negara tersebut.
Kewajiban
:
- Setiap
warga negara berkewajiban membela bangsa dan negaranya dari ancaman dari
dalam maupun luar. Baik yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan
bangsa, maupun yang ingin menghancurkan bangsa dan negaranya. Ini
merupakan wujud dari rasa cinta terhadap tanah air.
- Setiap
warga negara wajib menjaga kestabilan negara. Hal ini dimaksudkan agar
tidak terjadi konflik yang dapat mengancam stabilitas nasional baik dari
sisi pertahanan dan keamanan, ekonomi, dan sosial.
- Setiap
warga negara berkewajiban ikut serta dalam pemilu. Dengan ikut serta dalam
pemilu, setiap warga negara dapat ikut serta dalam menentukan arah bangsa.
Dengan memilih peimpin yang berkualitas, dapat membawa perubahan yang akan
menciptakan bangsa yang maju peradabannya.
- Setiap
warga negara wajib menjunjung tinggi ideologi negara. Hal ini dimaksudkan
agar negara tersebut tidak kehilangan jati dirinya. Apabila sebuah negara
telah kehilangan jati dirinya, maka negara tersebut dapat dikatakan sudah
kehilangan arah dan tujuan negara itu yang sesungguhnya.
Dan dalam pembukaan UUD 1945 telah dijelaskan bahwa
tercapainya indonesia merdeka karna berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa. Maka
dari pada itu kita tidak boleh menyia-nyiakan kemerdekaan yang telah dijaga dan
mempertahankannya sebaik-baiknya agar hingga akhir kiamat negeri indonesia
tetap dalam kemerdakaan selama-lamanya. Saya telah menyusun bagaimana manusia
sebagai Warga Negara Indonesia dapat mengisi kemerdakaan ini agar menjadi Warga
Negara yang baik dan indonesia selalu merdeka atas segala penjajahan-penjajahan
yang berusaha untuk merusak citra negara Indonesia. Hal itu adalah :
- Menghargai jasa para pahlawan dengan cara mendoakannya
selalu agar segala perjuangannya dapat terus sampai hingga sampai
kapanpun. Semoga Allah senantiasa membimbing kita.
- Melestarikan kebudayaan indonesia. Budaya apa saja
yang telah diciptakan oleh bangsa Indonesia harus tetap kita jaga dan kita
lestarikan, dengan tetap menampilkan seluruh budaya yang ada di setiap
kegiatan-kegiatan yang diadakan.
- Melestarikan penciptaan yang telah di kreatifkan oleh
bangsa indonesia. Kita sebagai warga negara yang baik harus cinta
terhadap produk-produk yang dibuat atau diciptakan oleh negara ini
sendiri. Karna dengan itulah kita bisa tetap mengisi kemerdekaan Republik Indonesia.
- Membuat penciptaan-penciptaan baru terhadap teknologi
yang canggih. Banyak pemuda-pemuda yang telah menciptakan hasil karya
yang sangat luar biasa.
- Menjaga kelestarian wilayah indonesia. Segala
kekayaan yang dimiliki indonesia harus kita jaga dengan seutuh-utuhnya.
Jangan mau seluruh sumber daya alam kita di habisi secara liar oleh negara
lain. Ini yang sekarang sangat ceroboh dari pemerintahan. Indonesia
memiliki berbagai banyak sumber daya alam yang melimpah dari sabang dari
merauke. Semoga kita bisa terus berjuang menghadapi segala masa penjajahan
yang berusaha menyerang indonesia.
Kesimpulan
Dari penulisan diatas mengenai “Menjadi warga Negara yang baik” harus patuh dan disiplin dalam menjalani tatanan pengelolaan negara. Juga warga
yang tidak terlalu banyak menimbulkan masalah bagi kehidupan di sekitarnya. Sebagai warga negara yang baik yang
cinta akan tanah air dan patuh akan aturan hukum yang berlaku, maka kita
mempunyai kewajiban berperan aktif dan ikut serta dalam memajukan suatu negara.
Kewajiban Warga Negara Indonesia
Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta
dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh
Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan
oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda). Dalam penulisan tentu
masih banyak kekurangan oleh karena itu penulis berharap kritik dan saran
kepada para pembaca.
Daftar Pustaka
HomeHikmahKetua UmumMenjadi Warga Negara yang Baik
https://ahmadfarizqo.wordpress.com/2014/04/15/warga-negara-yang-baik/
Cahyono, Bambang Yudi. 1995. Kristal-kristal Ilmu Bahasa.
Surabaya: Airlangga University Press.
GBHN, Ketetapan MPR RI No. II/MPR 1988, Jakarta, Armas Duta
Jaya.
Kridalaksana, Harimurti. 1982. Fungsi Bahasa dan Sikap Bahasa.
Ende Flores: Nusa Indah.
Nababan, P.W.J. 1986. Sosiolinguistik: Suatu Pengantar.
Jakarta: PT Gramedia.
Pateda, mansyur. 1987. Sosiolinguistik. Bandung: Angkasa.
Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Kamus
Pelajar Sekolah Lajutan Tingkat Pertama. Jakarta: Pusat Bahasa.
Sumarsono dan Paina Partana. 2002. Sosiolinguistik.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wijana, I Dewa Outu, dan Muhammad Rohmadi. 2006.
Sosiolinguistik: kajian Teori dan Analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar